Langsung ke isi
Paguyuban karawitan memainkan gamelan di pendopo kayu pada malam hari

Museum Digital

Museum Digital Bali Buja

Dari pendopo Tlogo–Prambanan ke layar. Arsip hidup Paguyuban Peduli Budaya Jawa.

Bali Buja menaungi paguyuban seni dari Klaten dan sekitarnya, dengan misi yang sederhana: nyenengke wong akeh — menyenangkan banyak orang.

Museum ini bukan galeri megah. Ia adalah lorong pendopo digital yang merangkai rekaman-rekaman live karawitan dari desa-desa di sekitar Prambanan, Klaten. Setiap video di sini adalah artefak komunitas — jejak malam bersenandung yang dibiarkan mengalir.

Pilihan Kurator

Koleksi Unggulan

Cara Mengunjungi

Berjalan di Museum Digital

1

Pilih ruang

Masuk Ruang Pamer atau Peta Komunitas. Temukan paguyuban dan desa asalnya.

2

Baca label artefak

Setiap karya punya label: lokasi, tanggal, durasi, dan cerita singkat malam tersebut.

3

Tonton siaran ulang

Tekan kartu untuk membuka halaman karya. Video tetap di YouTube, siap diputar.

Jejaring Komunitas

Peta Komunitas

Bali Buja merangkai paguyuban dari desa-desa di sekitar Prambanan, Klaten, hingga Gunungkidul dan Surakarta. Lihat siapa saja yang berkumpul.

Buka Peta Komunitas